Expressive Writing sebagai Upaya Self-Healing
Kata Kunci:
Kesejahtraan Emosional, Penyembuhan Mandiri, Menulis EkspresifAbstrak
Peran seorang ayah sangat penting bagi perkembangan individu, dan dampak ketidakhadirannya signifikan, termasuk kenakalan remaja, kontrol emosi yang buruk, perilaku agresif pada anak laki-laki, serta rendahnya harga diri dan kesejahteraan psikologis. Individu juga rentan terhadap ketidaksetaraan, harga diri rendah, ketidakstabilan emosi, dan kesulitan interpersonal. Menulis ekspresif menawarkan solusi terapeutik dengan memfasilitasi ekspresi emosi yang sulit diungkapkan secara verbal, mengurangi stres dan kecemasan, serta mendukung proses penyembuhan diri. Ada beberapa tahapan kegiatan yang dilakukan, yaitu Pengenalan/Penulisan awal, Ujian/latihan menulis, Juxtaposisi atau Umpan Balik, Aplikasi pada Diri. Lokakarya menulis ekspresif telah terbukti membantu individu merefleksikan pengalaman traumatis, mengelola emosi, dan meningkatkan kesadaran diri, sehingga berkontribusi pada kesejahteraan emosional yang lebih baik.



