Expressive Writing sebagai Upaya Self-Healing

Penulis

  • Irfan Fahriza Universitas Ma'soem Author
  • Syari Fitrah Rayaginansih Universitas Ma'soem Author
  • Aisha Nadya Universitas Islam Syekh Yusuf image/svg+xml Author
  • Khilda Shopia Universitas Islam Syekh Yusuf image/svg+xml Author

Kata Kunci:

Kesejahtraan Emosional, Penyembuhan Mandiri, Menulis Ekspresif

Abstrak

Peran seorang ayah sangat penting bagi perkembangan individu, dan dampak ketidakhadirannya signifikan, termasuk kenakalan remaja, kontrol emosi yang buruk, perilaku agresif pada anak laki-laki, serta rendahnya harga diri dan kesejahteraan psikologis. Individu juga rentan terhadap ketidaksetaraan, harga diri rendah, ketidakstabilan emosi, dan kesulitan interpersonal. Menulis ekspresif menawarkan solusi terapeutik dengan memfasilitasi ekspresi emosi yang sulit diungkapkan secara verbal, mengurangi stres dan kecemasan, serta mendukung proses penyembuhan diri. Ada beberapa tahapan kegiatan yang dilakukan, yaitu Pengenalan/Penulisan awal, Ujian/latihan menulis, Juxtaposisi atau Umpan Balik, Aplikasi pada Diri. Lokakarya menulis ekspresif telah terbukti membantu individu merefleksikan pengalaman traumatis, mengelola emosi, dan meningkatkan kesadaran diri, sehingga berkontribusi pada kesejahteraan emosional yang lebih baik.

Biografi Penulis

  • Irfan Fahriza, Universitas Ma'soem

    Dosen Prodi Bimbingan dan Konseling

  • Syari Fitrah Rayaginansih, Universitas Ma'soem

    Dosen Bimbingan dan Konseling

  • Aisha Nadya, Universitas Islam Syekh Yusuf

    Dosen Pendidikan Ekonomi

  • Khilda Shopia, Universitas Islam Syekh Yusuf

    Dosen Pendidikan Bahasa Inggris

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-31

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama