Penggunaan View dan Stored Procedure MySQL untuk Penyederhanaan Logika Bisnis pada Aplikasi Manajemen Inventori
Keywords:
MySQL, inventory management, collaborative information systems, stored procedure, business logicAbstract
Dalam ekosistem pengembangan sistem informasi kolaboratif, terutama pada lingkup penelitian akademik dan industri, tantangan terbesar seringkali bukan pada desain antarmuka, melainkan pada pemeliharaan integritas data. Permasalahan mendasar yang sering luput dari perhatian dalam penelitian dosen dan pengembang adalah penempatan logika bisnis yang tidak efisien; mayoritas logika validasi stok dan kalkulasi transaksi masih ditanamkan secara keras (hardcoded) pada lapisan aplikasi. Pendekatan ini menyebabkan redundansi kode, kerentanan terhadap human error saat pengembangan tim, serta penurunan performa saat menangani beban data transaksional yang masif. Penelitian ini bertujuan untuk menawarkan solusi arsitektur basis data yang lebih tangguh dengan memigrasikan beban logika bisnis dari lapisan aplikasi ke lapisan basis data (database layer). Metode yang digunakan adalah eksperimental komparatif, di mana sebuah purwarupa sistem manajemen inventori dibangun menggunakan dua pendekatan berbeda: pendekatan kueri standar berbasis aplikasi dan pendekatan terpusat menggunakan fitur View dan Stored Procedure pada MySQL 8.0. Hasil pengujian menunjukkan temuan yang signifikan. Implementasi View terbukti mampu menyederhanakan kompleksitas kueri pelaporan hingga memangkas baris kode di sisi aplikasi secara drastis, sementara penggunaan Stored Procedure berhasil mengenkapsulasi proses mutasi barang (masuk/keluar) dalam satu transaksi atomik yang aman. Hal ini secara efektif mencegah anomali data yang sering terjadi akibat kegagalan proses di tengah jalan. Kesimpulannya, strategi sentralisasi logika bisnis ini tidak hanya meningkatkan akurasi data inventori, tetapi juga mempermudah kolaborasi pengembang karena struktur basis data menjadi lebih mandiri dan konsisten.

